~*~ Sapu ~*~

Lusuh itu yang terlihat pada dirinya, kotor itu yang tidak jauh dari padanya. Ketika ga dibutuhkan dia ditaruh di tempat belakang dan biasanya di pojokan pula. Ketika dibutuhkan dia pun terpanggil tuk melaksanakan tugas yang ada, membersihkan setiap kotoran yang berserakan hingga suatu tempat akan nyaman dipandang. Siapa dia? Sapu itu jawabannya.

Sapu saat tak dibutuhkan kau akan dilupakan namun saat diperlukan hampir semua orang membutuhkan. Sapu oh sapu betapa malang nasibmu.

posted under | 50 Comments

~*~ Seiring Waktu Berjalan ~*~

Seiring waktu berjalan, entah jarum jam itu sudah berapa kali putaran
Seiring waktu berjalan, kumispun bermunculan
Seiring waktu berjalan, jenggotpun berdatangan
Seiring waktu berjalan, suka duka pun pernah terasakan

posted under | 54 Comments

~*~ Ruwet ~*~

Tak dipungkiri lagi arus kepadatan di perkotaan kian terasa dengan sumpeknya namun itulah realitas yang memang terjadi di sekitar kita. Hal itu tentu berbanding lurus dengan semakin banyaknya kendaraan yang berlalu-lalang di jalanan.

Tingginya pengguna jalan tentu sudah identik dengan kemacetan, apalagi jalan yang tersedia dirasa kurang dalam memenuhi arus kepadatan kendaraan yang melewatinya. Apalagi kalau di jalan itu tidak ada rambu-rambu yang mengaturnya bisa dibayangkan mesti ruwet bin amburadul.

posted under | 53 Comments

~*~ Sandaran ~*~

Menjadi hal yang wajar dalam kehidupan tuk saling tolong menolong satu dengan yang lain. Sering juga manusia dikatakan sebagai makhluk sosial dikarenakan kita tidak dapat hidup sendiri sehingga butuh peran serta orang lain.

Tentu dalam hal ini adalah tolong menolong dalam hal kebaikan seperti termaktub dalam penggalan Al Quran surat Al Maa'idah ayat 2

".........Dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan pelanggaran. Dan bertakwalah kamu kepada Allah, sesungguhnya Allah amat berat siksa-Nya."

posted under | 54 Comments

~*~ Pabrik ~*~

Pernah suatu saat aku diajak saudaraku menemui temannya ke suatu tempat dimana bungkus plastik makanan, minuman dll dibuat, tempat apa itu? ya benar pabrik, pabrik plastik tepatnya. Pemandangan yang tak biasa ku lihat selama ini, ya karena memang aku sebelumnya tidak pernah masuk dalam pabrik, pernah sich satu dua kali saja.

Lantas ada apa disana? ku lihat disetiap sudut pabrik ada saja orang yang beraktivitas mulai mengoperasikan komputer, mencetak plastik ada juga yang sebenarnya tidak ada hubungannya secara langsung dalam proses produksi yaitu tukang kebun.

posted under | 50 Comments

~*~ Bangkrut ~*~

Bangkrut merupakan kata yang tentunya berkonotasi negatif. Bangkrut kata yang menunjukkan keadaan dimana seseorang telah rugi serugi-ruginya. Bangkrut sebuah kata yang bisa jadi ditakuti oleh semua orang saat ini.

Bangkrut aku juga termasuk orang yang takut tuk menerimanya. Kalau kita memahami istilah bangkrut dengan pengertian bahwa kita tidak memiliki harta apa-apa mungkin diakibatkan karena kerugian dari usaha kita tentulah wajar sekali, kenapa? Karena paling tidak para sahabat Rasulpun ketika ditanya mengenai pengertian bangkrut juga menyatakan hal demikian bahwa orang yang bangkrut itu orang yang tidak mempunyai dirham dan harta benda. Namun ternyata? Bukan itu jawaban yang diinginkan Rasul.

posted under | 60 Comments

~*~ Berkat & Berkah ~*~

Tidak sekedar "Berkat" yang mereka inginkan
Tapi juga Berkah yang ingin mereka dapatkan
Bukan cuma Materi yang mereka cari
Tapi lebih dari itu yakni Ridho Ilahi Rabbi


Dalam dunia dagang atau jual beli hal ini juga bisa mengantarkan seseorang menuju Surga yang penuh kenikmatan atau justru menuju neraka yang penuh kesengsaraan.

posted under | 71 Comments

~*~ Cinta dan Benci ~*~

Bukan, bukan musuh yang aku cari tapi temanlah yang ku cari. Tidak aku tidak ingin membuat orang marah, aku ingin membuat orang lain tersenyum. Kalaupun ada tangis ku harap itu bukan tangis karena kecewa melainkan tangis bahagia.

Kalau difikir-fikir ada benarnya juga, betapa susah mencari teman satu dan begitu mudah mencari musuh seribu. Bagaimana tidak, kita memerlukan waktu yang cukup lama dalam menentukan apakah orang lain itu layak kita jadikan teman apa tidak, tentu tidak sekedar teman yang hanya kenal nama saja melainkan teman yang bisa saling memberikan kebaikan diantara kita.

posted under | 69 Comments
Postingan Lebih Baru Postingan Lama Beranda

Disqus Shortname

Comments system

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Post Number

Related Post Number

About Me

Foto saya
~*~ bukan anak pesantren apalagi anak kyai, cuma orang yg pengen #KerenBinBeken Trendi nan Syar'i ~*~ One Day One Receh ^_^

FOLLOW @ INSTAGRAM

Recent

Boxed / Fluid

About Us

Random Post Number

Popular Posts

Slider Display

Random

Recent

Like Us

Flickr

Subscribe

Socialize

Followers


Recent Comments