~*~ ke-Aku-an ~*~

Terkadang rasa ke-aku-an yang besar akhirnya membuat retak tali silaturahmi, baik itu keluarga maupun teman.

Sikap saling memahami itu terkadang mahal harganya apalagi saling menghargai, kalau sudah bicara yang namanya ego tak akan adalagi itu yang namanya saling memahami ataupun menghargai. Baik itu hubungan antar keluarga, orang tua dengan anak, kakak dengan adik atau dengan teman sejawat.

Rasa "aku" yang besar dan berlebihan itulah biasanya yang menyebabkan keretakan hubungan yang awalnya harmonis penuh kasih sayang akhirnya memudar bagai debu tertiup angin yang entah kemana arahnya. ketika ke-aku-an itu muncul biasanya dibarengi dengan rasa bangga terhadap dirinya, membanggakan apa yang dimilikinya.

Kalau sudah seperti itu munculah rasa individualistik yang menemani jiwa dalam kehidupan keseharian dan terkadang ditemani dengan rasa memandang remeh orang lain dan itu jauh dari rasa kebersamaan apalagi rasa kasing sayang karena masing-masing punya pemikiran, "aku lebih baik dari orang lain, maka sudah layaknya orang lain menghormati aku lebih dulu"

Dan hati kita masing-masing lah yang tau apakah kita mempunyai rasa ke-aku-an yang berlebihan dalam diri ini. Kalau memang ada bibit-bibit kearah seperti itu marilah kita sejenak tuk mengarahkan jiwa kita agar tidak sampai mempunyai sikap yang demikian. Aku sendiripun tidak menampik terkadang juga ada rasa demikian meski sedikit dan itulah yang membuat diri ini takut jika jatuh kedalam kubang kehinaan yang bernama kesombongan.
 
Namun jika kuamati cara sederhana tuk melawan dari sikap ke-aku-an yang besar dapat kita mulai dengan menyapa terlebih dahulu ketika kita berjumpa dengan seseorang, entah itu keluarga atau teman. Dengan kita menyapa dahulu itu berarti membiasakan hati ini tuk tidak merasa bahwa orang lainlah yang seharusnya menyapa aku dulu, karena akukan lebih baik darinya, karena akukan lebih tua, karena akukan lebih pandai, karena akukan lebih kaya dan karena karena yang lainnya.

Dan Semoga kita bisa terhindar dari rasa ke-aku-an yang itu bisa menjadi pintu awal dari rasa kesombongan sungguh diri ini sangat takut kan jatuh dari kehinaan yang diakibatkan rasa sombong.

“Ada tiga perkara yang membinasakan yaitu hawa nafsu yang dituruti, kekikiran yang dipatuhi, dan seorang yang membanggakan dirinya sendiri.” (HR. Ath-Thabrani dan Anas)

Intermezzo, dengan apa yang dimaksud aktivitas blogwalking sungguh diri ini ingin sekali menghilangkan rasa ingin dikunjungi balik setiap berjalan-jalan di blog teman-teman, karena khawatir jika tidak mendapat kunjungan balik suatu saat diri ini juga akan malas berkunjung balik padahal apa yang ada di blog tersebut sebenarnya sesuatu yang sangat bermanfaat. Sehingga diri ini akan mencoba membiasakan membaca artikel teman blogger tanpa ada harapan tuk dikunjungi balik. Maaf nih ya kalau ada yang beda pendapat hehe.. ^_^

posted under |

28 komentar:

  1. memang betul mas Topic, rasa ke-aku-an memunculkan keegoisan yang membuat kita jadi merasa paling benar, paling baik, dan paling- lainnya. Untuk itu kita harus selalu bermuhabah diri agar tidak dikuasai oleh nafsu itu.
    Semoga hati kita selalu terjaga dari hal demikian.

    BalasHapus
  2. intermezo nya bener mas, saya dulu seperti itu, padahal ita bisa banyak manfaat dari membaca blog yang dikunjungi, dikunjungi balik hanya merupakan nilai plus saja dan mengukuhkan silaturahmi dunia maya

    BalasHapus
  3. @bunda: iya bun.. tipis rasa itu, aamiin semoga hati ini selalu terjaga. mohon bimbingannya

    BalasHapus
  4. @sabda awal; hehe.. iya mas emang ada nilai plus nya sih

    BalasHapus
  5. Jika hanya mementingkan ego, maka hanya kekecawaan yang akan kita dapatkan. Begitu juga dalam ngeblog. Jika ada yang minta kunjung balik, kadang ane juga males datang. Karena mereka hanya ingin mendapatkan backlink tanpa membaca artikel yang kita sajikan.

    BalasHapus
  6. @mas yitno: yang namanya ego emang setiap manusia itu ada cuma bagaimana cara kita mengendalikannya ato bahkan menggunakannya disaat yang tepat ya mas..

    BalasHapus
  7. Rasa ke akuan itu suka timbul berbarengan dengan rasa ingin menang sendiri. Merasa dirinya yang paling benar,,,,, sungguh egois -___-

    BalasHapus
  8. @mas irfan: iya mas.. biasa berbarengan antara ke-egois-an dengan merasa dirinya paling benar

    BalasHapus
  9. Apalah yang membuat manusia sombong dan angkuh, sedang dirinya tercipta dari air yang hina...

    BalasHapus
  10. @kak nhis: oo gitu ya... kalo ga buzz termasuk ke-aku-an besar ga ya.. ^_^

    BalasHapus
  11. semoga saya bisa memanaj rasa egois ini agar tak menjadi berlebihan :)

    BalasHapus
  12. @kang haris: iya kang itu dia memanaj ego itu yg cukup berat, perlu spirit nih dari kang haris ^_^

    BalasHapus
  13. sama, aku juga sering gitu.. BW supaya aa yg kuncjungan balik ke blog aku. t skrg udah nggak mikir gitu lagi. :)

    BalasHapus
  14. @kak Risah: yaah gitu deh hehe, tapi aku sendiri usahakan tuk jalan2 ke teman2 kalo lagi ga capek kalo capek ya naik ojek ^_^

    BalasHapus
  15. Kembali belajar disini...

    Tentang ke'aku'an, membaca post ini jadi teringat sejarah manusia pertama Nabiyullah Adam as dan musuh besarnya, Iblis laknatullah. Salahsatu sifat yang 'diajarkan' iblis pd manusia agar berpaling dari ketaatan pd Sang pemberi mandat yakni Allah SWT adl sifat ke-aku-an. Merasa lebih pantas daripada Adam utk mengemban Khilafah sebab unsur penciptaan -diri-nya, memandang unsur api lebih mulia dari tanah. Astaghfirullah...
    Terimakasih telah mengingatkan.

    BalasHapus
  16. @kak zeal: Subhannalloh makasih kak Liyan udah diingatkan dengan kisah di atas. Astaghfirulloh

    BalasHapus
  17. kesombongan hanyalah milik Rabb sbg pencipta alam semesta ini..

    BalasHapus
  18. *nyimak perkembangan om dari hari ke hari*

    hmmm ada yg aneh...

    hhee becande om :D

    BalasHapus
  19. @mas capung: iya mas,,, makanya takut sekali diri ini dengan rasa sombong apalagi jika kita tak sadar kalo kita sombong

    BalasHapus
  20. @dik dila: perkembangan apa tuh..? ^_^

    *kaburpelanpelan*

    BalasHapus
  21. Sikap ego akan merugikan diri kita sendiri... :(

    BalasHapus
  22. @moocensusan: iya kakak ego yg berlebihan apalagi

    BalasHapus
  23. Saling mengunjungi dalam blog atau blog walking, mudah2an adalah ajang silaturahmi yg mendatangkan kebaikan.

    BalasHapus
  24. @Teh santi; apalagi kalo berkunjung ada Rabeg nya..

    BalasHapus
  25. hihihi... rabegnya masih ada rumah makan :) #tetep.. penasaran ama rabeg :)#

    BalasHapus
  26. @Teh santi: *siapatauadayangundangmakansiang* ^_^

    BalasHapus
  27. heheheh, susah dipungkiri klo kita gak punya rasa ego tinggi ke-aku-an itu, maunya disebut yg bagus, maunya keinginannya serba diturutin, maunya yg terbaik dll :D

    BalasHapus
  28. @kak diah: yaa gitu deeeeh hihi... ^_^

    BalasHapus

Posting Lebih Baru Posting Lama Beranda

Disqus Shortname

Comments system

About Me

Diberdayakan oleh Blogger.

Recent Post Number

Related Post Number

About Me

Foto saya
~*~ bukan anak pesantren apalagi anak kyai, cuma orang yg pengen #KerenBinBeken Trendi nan Syar'i ~*~ One Day One Receh ^_^

FOLLOW @ INSTAGRAM

Recent

Boxed / Fluid

About Us

Random Post Number

Popular Posts

Slider Display

Random

Recent

Like Us

Flickr

Subscribe

Socialize

Followers


Recent Comments