~*~ Egois ~*~

Sejenanak ku terdiam dalam keheningan keramian kota, mencoba berfikir pantaskah diri ini hanya memikirkan diri sendiri, kalau seperti itu adanya berarti aku menyandang gelar egois yang melekat dalam pundak ini. Aku hanya memikirkan tentang diriku, memikirkan tentang apa yang aku inginkan serta mengabaikan peran, perasaan orang-orang di sekitarku terlebih-lebih agamaku.

Sungguh diri ini malu, egois dalam waktu, egois dalam tenaga, egois dalam dunia, wahai diriku disaat kau diajak jalan-jalan temanmu tuk sekedar kongkow-kongkow kau mau tapi ketika diajak mendatangi "taman surga" kau mengelak dengan berbagai "jurus" ini itu, bilamana kau diajak jalan-jalan berwisata kau sumringah namun saat kau diajak tuk aktivitas dakwah kau alasan lelah, pun juga dikala kau beli ini itu kau dengan ringan membuka dompetmu tetapi dikala diajak untuk berbagi kau berat hati.

Wahai diri tidakkah kau malu, siapa yang memberi itu semua, siapa yang menyehatkanmu, siapa yang melapangkan rizqimu? janganlah kau kikir dalam waktu, tenaga ataupun harta, sungguh yang ada di dirimu juga tidak sepenuhnya milikmu, ada hak-hak orang lain yang juga membutuhkanmu, apalagi untuk kemuliaan agamamu. Luangkanlah waktumu meski hanya mendengarkan berbagi rasa dari keluargamu atau temanmu jangan hanya mau didengar tapi hendaklah juga mau mendengar, sebagai seorang Muslim berikanlah dirimu untuk agamamu minumilah jiwamu yang sebenarnya dahaga akan ilmu namun kau tidak menyadari itu jangan selalu menuruti hawa nafsu, jangan menjadi orang bodoh yang tidak tau akan kebodohannya, sisihkanlah sebagian rizqi yang Alloh berikan untuk kau infaqkan, apalagi menginfakan di jalan yang telah Sang Pencipta tunjukan, terlebih menginfakan untuk kemuliaan Islam.

Dan taatilah Allah dan Rasul, supaya kamu diberi rahmat. Dan bersegeralah kamu kepada ampunan dari Tuhanmu dan kepada surga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, (yaitu) orang-orang yang menafkahkan (hartanya), baik di waktu lapang maupun sempit, dan orang-orang yang menahan amarahnya dan mema'afkan (kesalahan) orang. Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. (Ali'Imran;132-134)

Sungguh aku ingin termasuk orang-orang yang berbuat kebajikan sehingga Rabb ku menyukaiku. Betapa nikmatnya orang-orang yang mampu membersihkan hatinya dari noda-noda hitam yang menyelimuti, sungguh aku juga ingin yang demikian, aamiin

#nasehat untuk diriku, 
*ayo ga boleh egois ya.. kok untuk diri sendiri  :)




Komentar

  1. semoga rasa egois ini termanaj dengan baik, jagi tidak membuat kehadiran kita melukai banyak hati :)

    BalasHapus
  2. @Kang haris: aamiin, semoga kita bisa me-letak-an hati dengan tepat ^_^

    BalasHapus
  3. egois soal aqidah perlu,egois bersosial kurang baik

    BalasHapus
    Balasan
    1. dalam hal aqidah mesti yakin 100 %

      Hapus
  4. WSC BIOLO adalah Pelangsing Herbal, tanpa efek samping, aman di konsumsi, Dapatkan Harga Spesial !!!
    Dicari Leader, Agen, Distributor untuk seluruh wilayah Indonesia, GRATIS !!!

    Kontak Online
    Anung Stokist Resmi
    Telp/Sms/Whatsapp: 0823 1106 0091 / 0877 8300 9070
    BBM: 27B9A33B

    khasiat wsc biolo
    Cara Membedakan Wsc Biolo Palsu dan Asli
    wsc biolo asli
    wsc biolo asli
    wsc biolo surabaya

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer